gambar
Hari Ini :

Beranda » Info SMAIT » Beginilah SMAIT Nur Hidayah mengisi kemerdekaan

Kamis, 17 Agustus 2017 - 14:29:04 WIB
Beginilah SMAIT Nur Hidayah mengisi kemerdekaan
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Info SMAIT - Dibaca: 556 kali

(Kamis, 17/8/17) SMAIT Nur Hidayah melaksanakan upacara kemerdekaan dengan khidmat. Upacara diikuti oleh seluruh siswa dan guru karyawan yang bertempat di halaman sekolah kampus 2.

 “Isilah panggung kemerdekaan ini dengan panggung yang baik dan dengan karya yang berkualitas” sepintas isi sambutan dari Ustadz Heri Sucitro,S.Pd selaku Pembina upacara. Beliau menekankan kepada generasi muda untuk mempersiapkan diri dalam memimpin bangsa kedepan.

 Usai melaksanakan khidmat upacara kemerdekaan RI ke 72 SMAIT Nur Hidayah menyelenggarakan praktik pelajaran demokrasi di lingkup sekolah. Suasana demokrasi di sekolah begitu kental dengan dilaksanakannya pemilihan presiden OSIS masa bakti 2017-2018 yang menjunjung prinsip langsung, umum, bebas, dan rahasia sebagai karakter demokrasi Indonesia.

 "Pemilihan kali ini menawarkan hal yang berbeda. Pemilihan dilakukan dengan sistem online," jelas Muslih Ufaidillah selaku ketua KPU. Sistem pemilihan secara daring (dalam jaringan) ini sudah diinisiasi dan dilaksanakan secara mandiri oleh siswa sejak tahun lalu. 599 pemilih terdaftar yang terdiri dari 513 siswa serta 86 guru dan karyawan dapat memilih calon presiden dan wakil presiden menggunakan 12 laptop yang dibagi dalam dua ruang kelas yang difungsikan sebagai TPS. Muslih menambahkan bahwa setiap calon pemilih yang datang akan diberikan kode akses untuk bisa membuka surat suara elektronik pada laptop yang tersedia. Surat suara elektronik menampilkan foto keenam calon presiden dan wakil presiden yang merupakan siswa kelas 11 SMAIT Nur Hidayah. Keenam calon antara lain M. N. Natsir, Shoffan Mujahid, dan Fahri Hidayat sebagai calon presiden, serta Salsabila, Izza Asthma, dan Salma Abiyya sebagai calon wakil presiden.

Agenda Pemilu Presiden dan Wakil Presiden OSIS  dibuka dengan sambutan oleh Kepala SMAIT Nur Hidayah. "Melalui pemilihan ini diharapkan lahir pemimpin yang mampu mengemban amanah. Selain itu pemilihan ini menjadi ajang pembelajaran praktik demokrasi yang jujur,sportif,damai,dan toleran," Heri Sucitro, S.Pd selaku kepala SMAIT Nur Hidayah mengurai harapannya.

Semoga dengan kegiatan ini melahirkan sosok pemimpin masa depan yang siap membawa Indonesia menjadi negara yang maju dan bermartabat.