gambar
Hari Ini :

Beranda » Info SMAIT » Bertualang Melihat Bintang

Selasa, 17 Juni 2014 - 11:13:56 WIB
Bertualang Melihat Bintang
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Info SMAIT - Dibaca: 2717 kali

Pagi itu, 7 Juni 2014, siswa bersiap, sekitar 20 siswa tetap berangkat pada hari ahad, meski demikian mereka tetap bersemangat. Pasalnya mereka akan menuju PPMI Assalam, Pondok Pesantren Modern Islam Assalam.

Sebenarnya kegiatan ini awalnya sederhana, sekedar untuk belajar bersama peserta OSN Astronomi. Tapi daripada hanya sedikit orang yang ikut, kemudian diajaklah beberapa siswa lain yang memiliki minat pada mapel Astronomi, Fisika, dan Kebumian.

Tiba disana, rombongan disambut oleh perwakilan humas, dan tim Pengembang Club Astronomi Assalam (CASA). Rombongan ditempatkan di ruang meeting Assalam, dan memperhatikan slide-silde sejarah pembentukan CASA dan perkembangannya sampai sekarang. Disana juga mereka berkenalan dengan Bapak AR. Sugeng Riyadi sebagai pembimbing CASA, beliau menceritakan petualangan dalam mendirikan CASA dan beberapa prestasi dalam bidang astronomi yang sangat menarik bagi beliau.

Pada sesi kedua, Rombongan diajak ke lantai enam sebuah gedung di komplek Assalam. Mereka mendapat penjelasan dengan alat peraga yang memperlihatkan bola langit yang menampilkan rasi-rasi bintang. Juga sebuah alat peraga yang memperlihatkan posisi dan bentuk bulan dari waktu ke waktu. Bintang dan Bulan ini beredar sehingga kita dapat menentukan tanggal, bulan, waktu, arah, posisi kita.

Mereka diajak melihat bintang di siang hari. Bintang ini justru hanya bisa dilhat di siang hari, dan tidak dapat dilihat pada malam hari. Bintang itu adalah matahari :D. Menggunakan teropong yang canggih, dilengkapi dengan kamera, mereka tidak hanya bisa melihat matahari tapi juga melihat bintik matahari yang berwarna lebih gelap dari pada warna dasarnya. Mereka juga melihat matahari dengan kacamata khusus yang sehingga terlihat matahari berwarna merah dan bulat. Selama ini kita hanya bisa melihat dengan silau :D.

Alhamdulillah ini merupakan pengalaman yang sangat seru dan menyenangkan, karena mempelajari Astronomi tidak hanya sekedar teori, tapi juga lewat alat peraga. MasyaAllah, AllahuAkbar, ini baru sebagian kecil ciptaan Allah yang dapat kita amati dan pelajari, sedangkan masih banyak ciptaan Allah yang lain yang yang belum terjangkau. Mari belajar sambil berdzikir, ‘Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.’